Coretan

Kamis Sendirian Pria Manis

BAWAKALEM. Asap tembakau mengepul di seluruh ruangan 3×4 meter. Satu persatu ketrukan calacah dihempaskannya ke dalam asbak yang sebetulnya bukan asbak, melainkan bekas kaleng permen FOX’S.

Peduli amat soal asbak yang tidak tepat dijadikan tempat calacah. Masalah paling esensial di ruangan tersebut bukan soal itu. Pria berbaju biru sedang asik menonton jurnal Risa via streaming dari operator handphnoe penyedia internet gratisan.

Dia senang dan bahagia. Hal itu diperlihatkannya dari gelak tawa setiap celoteh Risa. Terhibur, sudah pasti. Tapi usianya sudah 23 tahun, dia masih sendirian. Di Kamis malam dinginnya udara Kota Kembang.

Sambil gogoleran, dia garuk-garukin kepalanya. Entah apa yang dibenaknya. Terbawa arus serunya streaming, atau dia kesepian di malam yang kata orang malam sunnah. Mau malam sunnah sama siapa? Dia aja masih sendirian, belum punya kabogoh halal.

Dia pernah bilang. Urang lagi ngumpulin duit. Tidak tahu untuk apa. Yang jelas, masa depan sudah pasti sedang dirancangnya. Wanita yang sering menghubunginya, sekarang jarang terlihat menghubungi. Tapi respon dia, selow aja kaya di pantai sambil gogoleran.

Kekalemannya yang haqiqi menjadikannya dia yang sekarang. Dia tetap sendirian di malam ini. Enggak tahu Kamis malam besok atau lusa. Dia pasti tidak ingin selalu gini, 2019 dia ganti status. Katanya.

Gan
Sudut kecil ruangan 3×4 meter deket Balubur, Kamis 15 November 2018.

Facebook Comments

Terpopuler

To Top