Coretan

Assalamualaikum, Jatuh. Waalaikumsalam, Cinta.

BAWAKALEM. Pernah gak sih, dalam hidup, kita merasa bahwa diri kita selalu dihadapkan pada keterjatuhan? Seberapa sering kita terjatuh dalam kegagalan dan sulit untuk bangkit kembali? Kita merasa bahwa semua perjuangan kita sia-sia. Mecoba terbang ke awan, kemudian dihempaskan ke dasar lautan. Sakit, kan?

Terkadang, kita memang hanya melihat disatu sisi saja. Kita terjatuh dan sakit. Tapi ternyata lebih dari itu semua, Allah telah menyimpan rencana terbaiknya.

Coba deh kita lihat adik kita yang sedang belajar berjalan. Mereka sering terjatuh kan? Tapi mereka tidak pernah menyerah. Begitu pun dengan kita. Saat dulu kita belajar berjalan, kita sering terjatuh juga. Tapi, kita terima kejatuhan itu dan menjawabnya dengan cinta. Kita sering menangis saat terjatuh, namun kita selalu mencobanya kembali. terus belajar berjalan dengan penuh cinta, hinggaaaaaaa… lihat! ! ! Kau adalah bayi yang dulu sering terjatuh, kini sudah menjelma menjadi manusia yang pandai berlari. Hebat, kan?

Nah, begitulah seharusnya kita  menyikapi keterjatuhan,  Jika jatuh adalah salam, bukankah kita wajib menjawabnya? Maka, jawablah jatuhmu dengan cintamu. Cinta yang akan membuatmu bangkit.

Bukan cinta padanya, tapi cintalah pada-Nya.  Saat kau terjatuh, ingatlah Allah. Dia yang membuatmu jatuh, karena Dia tahu jika kau berada di atas awan, mungkin kau akan mati tersambar petir.

Saat kau terjatuh, ingatlah Allah mungkin saja, dibawah,laut akan mememukan mutiara yg lebih indah dari birunya langit.

Saat kau terjatuh, jawablah dengan cinta. bukankah jatuh dan cinta itu berdampingan? Cintailah kejatuhanmu dengan bangkit. bisa jadi, kau lebih dari yg kau impikan.

Saat kau terjatuh, ingatlah Allah. Cintailah Allah. Karena dibalik jatuhnya dirimu, masih ada cinta yang menjawabnya.

Assalamualaikum, jatuh.
Waalaikumsalam, cinta.

Bandung, 17 November 2018
Nurul Khaerunnisa.

Facebook Comments

Terpopuler

To Top