Coretan

Berjalan Di Jawaban Tuhan

BAWAKALEM. Setiap manusia terlahir ke dunia bukan tanpa alasan. Konteks manusia lahir untuk ibadah untuk belajar dari kesalahan. Apa yang kau tau tentang Tuhanmu?

Penalaran semakin membingungkan, bukan? Evaluasi dirimu. Jadikan pribadi yang lebih baik bukan hanya memperolok orang di sekerilingmu. Berfikirlah sampai orang lain menganggap kau gila, dan menggilalah sampai orang lain berfikir, hidup bukan bagaimana, tapi untuk APA?

Perkenalkan ini aku gadis bungsu dari desa, yang hidup dengan penuh tekanan namun sampai pada tujuan. Ini semua kenyaatan, bisa kau jadikan kesimpulan. Ingatan masa kecil lebih kuat setelah beranjak dewasa, saat ini ku menggila-gila tinggal dan belajar diperkotaan.

Meninggalkan dua insan malaikat yang sudah rapuh dan kulit mulai melepuh. Apakah ini jawaban Tuhan? Berlanjut hidup dengan didikan luar. Pengabdian pada negara mulai muda.

Bagaimana, apakah ini jawaban dari Tuhan? Percayalah, semua ini hanya mimpi, bangunlah agar kau tau nikmatnya ciptaan Tuhan. Sampai detik ini ku nikmati saja mungkin banyak gangguan banyak pikiran banyak perdebatan, tak masalah bukan?

Sekali lagi perkenalkan ini aku anak gadis bungsu dari desa yang sosooan untuk tinggal di perkotaan yang penuh ancaman. Ingat, jika kau hanya mencari kemewahan dunia. Dunia tidak akan memberikan jawaban itu, tetapi jika kau memberikan kehidupan dengan cara bersyukur, dunia akan memberi dengan caranya sendiri.

Mungkin ini kesimpulan. Apakah ini jawaban Tuhan? Ku pikir iya, kau tidak perlu gelisah.

-Holla!! Tersenyum dan Bersyukur-
Bandung, 22 November 2018
Dewi yuli yuliawati

Facebook Comments

Terpopuler

To Top