Coretan

Guruku, Jasamu Tulus Cintamu Halus

BAWAKALEM. Rasanya siang ini hari yang tepat untuk mengucapkan terimakasih kepada setiap orang yg pernah menjadi guruku, walaupun aku tahu sepucuk surat yang berisi ucapan terimakasih takkan mampu membayar semua apa yang kau beri untuk bekal hidup ini.

Pahlawan tidak selalu melekat kepada mereka yang telah gugur di medan perang, tidak juga kepadang orang yang telah mati matian untuk mengusir para penjajah. Tapi sebutan itu layak di samatkan pula kepada orang orang yang selalu ada disetiap hari-hariku.

Mereka yang senantiasa membingbing setiap jam, menit bahkan detik yang ku lewati. Dialah sang pemberi Ilmu yang tak kenal waktu, yang tak kenal lelah, yang selalu terus memberi pelajaran bukan hanya tentang ilmu eksak namun memberi pembelajaran pula tentang hidup.

Banyak orang yang tak mengerti, tugas dia bukan hanya sekedar menyuruh muridnya maju kedepan untuk mengerjakan soal, tidak juga hanya untuk menyuruhmu sekedar membuka halaman buku atau pun memberi tugas yang selalu membuat kita mengeluh akan hal itu.

Sadarlah, dialah yang membantu membentuk karaktermu, yang menjadi tangga untuk kau injak demi manggapai cita-citamu, mereka yang rela memberikan waktu yang begitu berharga bagi hidupnya hanya untuk melihat suksesmu, dia tak butuh balasan untuk apa yang telah mereka korbankan untuk kita.

Setiap orang sukses selalu memiliki guru di balik kesuksesannya. Satu hal yang menjadi motivasi bagiku;

Sebuah pengorbanan yang telah orang lain berikan untuk hidup kita senantiasa menjadi sebuah warisan pula untuk kita berkorban untuk orang lain.

Selamat Hari Guru Nasional
Dari murid kecilmu yang kini tumbuh menjadi seorang pejuang.

Syahbani azhar
Bandung, 25 November 2018

Facebook Comments

Terpopuler

To Top