Coretan

Ambisi Terbentur Kondisi

BAWAKALEM. Berdetak dan berdetik
Jantung dan jam ini
Berdegup kencang, bergerak perlahan
Berdiam lalu tak karuan

Seakan-akan mati perlahan
Hari menjadi berantakan
Ketika kau pergi tanpa alasan
Aku dibunuh ketakutan
Dalam sunyi dan kesendirian

Terkapar dalam tangis yang memecah kesunyian
Meratapi kepergianmu, ketika kau satu-satunya harapan
Kepada siapa aku harus bercerita?
Tentangmu yang masih jadi tanda tanya

Aku gontai ditikam sesal
Berharap kisah terulang sedari awal
Namun, ambisi terbentur kondisi
Membuat hati kembali sendiri dan meratapi

Nurul Khaerunnisa
Bandung, 4 Desember 2018

Facebook Comments

Terpopuler

To Top