Coretan

Kepada Aku Yang Kedua

BAWAKALEM. Pegang yang kuat, sayangku. Walau aku tak nyata

Jangan kau jatuh dalam lara kalbu yang membunuh

Percayalah, jadi aku tak membuatmu pedih

Ku berkati engkau tuk sembuh dalam ruang resap

Duduklah damai di sana, sampai engkau tegar hati, kuat berdiri

Dan akan ku restui engkau kembali

Istirahatlah sayangku

Telingamu lelah disusupi pisau-pisau manusia tak bernurani

Bola matamu tak mungkin erat lagi terkatup hingga pagi kembali

Racun kekalutan lelah menelanjangi perasaanmu

Tapi kau bungkam, dan hanya terdiam

Dicekik dengan kejam oleh tatapan-tatapan penuh ratapan

Pucat, gemetar engkau di kegelapan yang beku

Ayolah Aku! Tidak bodoh kah kau ingin melepas beban-beban itu hanya jadi  lekukan di urat nadi

Atau belulang remuk di batu-batu sungai

Kemarilah sayangku

Berikan kesempatan terakhirmu, biar aku gantikan

Diriku terlalu indah disini dan kamu menderita disana

Kepada aku yang kedua

Kulit wajahmu akan ku ubah jadi tawa

Tawa palsu, lahirmu tak harus membahagiakan siapapun

Engkau akan menjadi idealis nan utopis

Tenggelamlah dirimu dalam samudera tak terdefinisi

Akan aku bebaskan hitammu yang terkunci

Akan aku lepaskan buasmu yang tertahan

Nurul Khaerunnisa
Sukabumi, 6 Desember 2018

Facebook Comments

Terpopuler

To Top