Coretan

K E S A D A R A N

BAWAKALEM. Teringat sebuah sejarah
Kisah pahlawan terjajah
Taruhan darah
Nyawa yang tumpah

Berjuang!
Melawan!
Berbekal keyakinan,
Tanah air jadi tujuan

Dulu, berabad terjajah
Hakikatnya, merdeka
Sebab adab tertanam jua
Raga sakit, Jiwa berbahagia

Tampak miskin padahal berada
Tampak bodoh padahal dijuluki tokoh
Akhirnya, merah putih berdikari
Rakyat pun berseri

Syuhada, mungkin sedang tertawa disana
Melihat Sang Garuda telah menggelora
Tapi, kini manusia Indonesia sedang berduka
Sebab Garuda tak lagi mampu mengudara

Teladan sekedar bacaan
Pun jika membaca
Serba mewah, tapi otaknya payah
Banyak mimpi, tapi tak bangun lagi

Mental macam apa?
Siap senang tak mau susah
Ingin kaya, tak mau usaha
Inikah merdeka?
Pekik merdeka tapi jiwa terjajah.

Apalagi yang lebih parah?
Memang Istidraj!
Adab tertelan zaman
Moral tak lagi karuan
Hasilnya, manusia tiruan.

Bernyawa tanpa daya
Pasrah pada penguasa
Apalagi pada si kaya
Kerangka menarik tapi otak jadi “sisa”.

Bisakah disebut manusia?
Tinggallah pilih;
Belajar atau Dihajar
Tunduk atau Melawan
Beradab atau Biadab.

Ridfiazhi Aldreka Rinawan
-Menggugat Kemapanan-
Tamansari 2018

Facebook Comments

Terpopuler

To Top