Warta

Dinilai Tidak Transparan, Mantan Direksi Dilarang Berkarir Di BJB

BAWAKALEM. Panitia Pendaftaran Direksi BJB Tidak Transparan

Mantan direksi dan pimpinan eksekutif Bank BJB dilarang untuk berkarir di bank pelat merah milik Jawa Barat. Pasalnya, persyaratan pendaftar calon direksi Bank BJB tidak transaparan.

Menanggapi hal itu, Fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) DPRD Jabar meminta panitia pendaftaran calon direksi Bank BJB memberikan kesempatan terhadap semua pendaftar untuk mengikuti proses seleksi yang akan dimulai pada Selasa (29/1) besok.

Kandidat yang terjegal syarat pendaftar, harus tetap diberi kesempatan untuk mengikuti tes selama memiliki kualifikasi perbankan yang kompeten.

“Dalam point tiga dengan jelas menyebut calon pendaftar bukan mantan direksi atau pejabat eksekutif yang purnabakti, mengundurkan diri, atau diberhentikan,” kata Ketua Fraksi Nasdem DPRD Jabar, Eryani Sulam saat menggelar jumpa pers di Bandung, Senin (28/1).

Menurut Eryani, hal ini tidak boleh terjadi karena memberi keistimewaan kepada sebagian pendaftar. Selama memenuhi kualifikasi perbankan yang baik, mantan direksi dan mantan pimpinan eksekutif Bank BJB tidak boleh dilarang untuk mengikuti tes karena bisa jadi mampu membawa perubahan positif untuk BUMD tersebut.

“Logikanya, yang dari luar saja boleh mendaftar, masa yang dari dalam (mantan direksi dan pimpinan eksekutif) tidak boleh mendaftar. Kan aneh,” ucap Eryani.

Bahkan, dia menilai, kandidat tersebut memiliki keunggulan seperti lebih memahami situasi dan kondisi Bank BJB karena pernah berada di dalamnya.

“Jadi tidak tepat kalau dalam AD/ART ada aturan itu (point tiga),” tandasnya.

Facebook Comments

Terpopuler

To Top