Coretan

SAMPAI JUMPA

BAWAKALEM. “Sampai Jumpa” kalimat yang sekarang ada dalam benak ku
Inginku segera meninggalkan dunia ini
Dunia seorang mahasiswa dan organisasi.

Aku tak mengingkari kalaulah dari dunia ini belajar banyak hal. Bahkan sangatlah banyak.

Mengingatkanku pada sosok mahasiswa baru yang di tahun pertama kuliahnya terus saja mempertanyakan apa saja yang seharusnya dilakukan oleh seseorang yang berlabelkan “Maha”-siswa.

Satu hal yang pasti tugas mahasiswa “seharusnya” bukanlah hanya belajar dalam konteks jurusan yang ia tekuni.
Mahasiswa punya amanah yang jauh lebih besar dari itu.
Meskipun tetap dalam konteks “belajar”.

Kampus dan Organisasi, tempat belajar banyak hal, miniatur masyarakat yang sesungguhnya.
Aku bertemu dan kenal banyak orang di tempat ini, tentu dengan karakternya masing-masing.
Di tempat ini lah seharusnya kita belajar dengan optimal, memanfaatkan setiap kesempatan yang tersedia.

Apa itu mahasiswa? Apa itu amanah? Apa itu tanggung jawab? Apa itu kekeluargaan? Apa itu pertemanan? apa itu kekecewaan? Apa itu kebanggaan? apa itu kepuasan? Apa itu tawa? Apa itu air mata? Apa itu lelah? Apa itu pengorbanan? Apa itu regenerasi? Apa itu kewajiban? Apa itu? Apa itu? Dan apa itu?

Itu lah sebagian kecil dari semua tanya yang tercipta dalam otakku
Dan semua pertanyaan-pertanyaan itu perlahan terjawablah sudah.

dan ALLAH bersama waktu-Nya menuntut ia menemukan satu per satu jawaban atas pertanyaan-pertanyaannya ketika itu
Melalui orang-orang di sekitarnya, melalui aktivitasnya, melalui organisasi-organisasi yang ia ada di dalamnya, dan melalui amanah-amanah yang diletakan di pundaknya.

Dari dunia Kampus dan Organisasi, aku rasa sudah ku temukan semua jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itu

Aku katakan, Allah begitu menyayangiku
Ia tahu apa-apa yang tersimpan atau bahkan hanya terlintas di hati
Ia lah yang menjawab semua pertanyaanku dengan caranya
Ia lah yang mengabulkan segala harapanku
Ia lah yang menghadirkan kebahagiaan dalam hari-hariku, dan Ia pula lah yang telah menyeka setiap tetesan air mata yang pernah hadir.

Dan di saat ini, aku berharap, aku ingin segera lulus dari dunia ini
Dunia yang telah banyak memberiku kesempatan untuk belajar

Kalaupun aku akan memasuki dunia ini lagi
Mungkin tidak di kampus yang sama
Terlalu banyak kenangan dan catatan yang telah tertulis di kampus ini

ada kekecewaan yang terkadang memaksa untuk menyeruak
Tapi terus aku tahan dengan
kebahagiaan-kebahagiaan yang pernah aku dapat.

Dan itu mungkin karena ambisi atau idealisme ku yang terkadang sulit untuk aku kendalikan
Melihat yang tak seharusnya
Melihat amanah-amanah yang tak mampu ku tunaikan dengan optimal
Melihat orang-orang hanya mau di mengerti dan diperhatikan
Tanpa pernah mencoba untuk melakukan yang sebaliknya
Melihat orang-orang yang tampak tenang-tenang saja, padahal sangat tahu
amanahnya tak mampu ia tunaikan dengan optimal.

Aku tahu kita manusia bukanlah malaikat
Manusia tempatnya segala salah dan kekurangan bersemayam
Tapi yakinlah, mata manusia pun bisa melihat proses
Mata manusia pun bisa melihat usaha
Terlebih Sang Maha Melihat, Ia Maha Tahu, atas apa-apa yang kamu usahakan.

Kejengahan itu lah yang membuat ku ingin segera lulus dari dunia ini
Dunia yang dari dalam lubuk hatiku
Aku sukai dan cintai.

Syahbani Azhar
Bandung, 22 Januari 2018

Facebook Comments

Terpopuler

To Top