Coretan

Kami Yang Lupa Diri

BAWAKALEM. Pagi menggenang
Basah oleh cucuran rahmat
Tuhan memang Maha Pencemburu
Dia tahu mentari hanya isyarat
Namun apa daya
Manusia selalu lupa yang mencipta

Pagi menangis
Padahal semalam rembulan tersenyum manis
Tuhan memang yang Maha Adil
Namun manusia selalu penuh tanya
Bahkan juga prasangka
Ketika tersadar semua sudah tak berguna
Karena jika kalian tahu
Begitulah Tuhan Bercengkrama

Pagi yang kutunggu
Pagi yang enggan menyapa
Begitu nyenyak terlelap
Ampuni kamii
Wahai Yang Maha Ada

Nurul Khaerunnisa
Januari 2019

Facebook Comments

Terpopuler

To Top