Coretan

CUKUP MERASA CUKUP

BAWAKALEM. Jarum jam selalu berputar sesuai dengan ketentuannya. Ia tak pernah menolak jika harus berlelah memutar angka walaupun tidak menginginkannya karena pada dasarnya waktu akan selalu berjalan.

Perjalanan hidup pun seperti itu, seperti hal nya jam. Ia akan selalu berjalan tanpa melihat situasi yang ada, bagaimana pun dan apapun yang dilakukan waktu akan merekam semuanya. Hanya saja yang membedakan adalah bagaimana waktu tersebut digunakan untuk melahirkan kebaikan atau keburukan bagi orang lain.

Hidup memang tak pernah mudah,harus ada pengorbanan di dalamnya entah itu lelah ataupun bosan. Kadang hati selalu bertanya pada diri, mengapa aku tak bisa lebih dari dia? mengapa rezeki ku sama saja seperti dulu? mengapa aku sering mengalami masalah ini lagi? Jawabannya adalah hidup sudah diatur porsinya.

Seperti kutipan sebuah film yang baru saja tayang kemarin bahwa manusia itu kalo dikasih lebih bakal ngerasa kurang, tapi kalo dikasih kurang merasa cukup dan memang seperti itu jalannya.

Seperti hal nya jam yang dari jaman peradaban hingga kini hanya 12 angka saja tak ada ingin hati untuk menambah menjadi 13 angka.

Umpamakan keinginan itu seperti telur, jatuhkan telur itu hingga pecah berserakan. Apa yang akan di lakukan? Hanya melihat telur hingga busuk dan bau atau mengambil telur dan mengolahnya menjadi makanan yang enak? itu adalah pilihan dan diri yang menentukan.

Dari sana dapat dipelajari bahwa tidak selamanya hidup berjalan sesuai dengan rencana, ada masanya diri merasa gagal akan semua yang dilakukan tapi nyatanya itu bukanlah gagal hanya saja tertunda. Masih banyak cara yang bisa lakukan bukan hanya menatap putus asa.

Initinya jangan pernah merasa ingin lebih, tapi jadikan cukup karena kodrat manusia adalah tak pernah puas.

Penulis: Hibalia Mawada

Facebook Comments

Terpopuler

To Top