Warta

Pemprov Jabar Diminta Jelaskan Lebih Detail Renperda Pendidikan Keagamaan

BAWAKALEM. Fraksi Golkar Amanah DPRD Jawa Barat mengapresiasi dan mendukung rancangan peraturan daerah (Ranperda) Pendidikan Keagamaan. Ranperda tersebut diusulkan Pemprov Jabar sebagai upaya regulasi pendidikan keagamaan.

Kendati demikian, Fraksi Golkar Amanah memberikan beberapa catatan terkait usulan Ranperda Pendidikan Keagamaan. Pemprov Jabar harus menjelaskan lebih detail poin yang dimasukan dalam ranperda tersebut.

Misalnya, poin Pemprov Jabar akan menjadi fasilitator dalam penyelenggaraan pendidikan keagamaan. Outpot yang diinginkan pemprov yakni menciptakan manusia yang taat beragama dan beradab serta bernilai kemanusian.

“Mohon penjelasan maksud mengenai penyelenggaraan pendidikan keagamaan untuk jalur formal dan informal,” kata Ketua Fraksi Golkar Amanah DPRD Jabar, Yod Mintaraga, Kamis (20/6).

Selain itu, Fraksi ini juga meminta penjelasan ihwal dalam penyelenggaraan nanti. Disamping itu fasilitas pendidikan keagamaan yang akan dialokasikan Pempov Jabar harus tersebar merata dan proporsional.

“Fraksi Golkar Amanah meminta penjelasan mengenai langkah-langkah yang akan dilakukan pemerintah mengenai fasilitas yang akan dialokasikan sehingga memenuhi rasa keadilan bagi masing-masing jenis pendidikan keagamaan tersebut,” terang Yod.

Perlu diketahui, Ranperda tentang Pendidikan Keagamaan keberadaannya sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat Jawa Barat yang religius. Sedangkan di pusat, regulasinya telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 55 tahun 2017 Tentang Pendidikan Agama dan Keagamaan.

Facebook Comments

Terpopuler

To Top