Warta

DPRD Jabar Sambut Baik Evaluasi PSBB Di Wilayah Bandung Raya

BAWAKALEM. DPRD Jawa Barat menyambut baik evaluasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Bandung Raya. Pasalnya, hingga hari keempat pemberIakuan PSBB masih banyak terjadi pelanggaran-pelangaran yang dilakukan masyarakat seperti tidak mengenakan masker, sarung tangan dan berboncengan bagi pemotor roda dua.

Sehingga koordinasi antarwilayah harus ditingkatkan untuk mengetahui sejauhmana efektifltas PSBB dalam menurunkan persebaran Covid-19.

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Bedi Budiman mengatakan. salah satu indikatornya dampak dari PSBB tersebut ialah menurunnya tingkat arus Ialu lintas hingga 30 persen. Dengan begitu, persebaran sebelum pemberIakuan PSBB dan setelah PSBB seharusnya dapat terlihat signiflkan.

“Kalau bisa menunjukan perbedaan yang signiflkan dari normal bisa ditekan hingga 30 persen berarti bisa dikatakan berhasil. Saat ini masih berupaya keras untuk menegakkan PSBB ini secara maksimal,” ucap Bedi, usai menghadiri acara Video Conference, di Gedung Pakuan, Jalan Otista, Kota Bandung (27/4).

Bedi mengatakan, sinergitas antar lembaga terutama TNI Polri sangat diperlukan dalam menegakkan PSBB tersebut. Sebab, banyak daerah perbatasan dan perilaku masyarakat masih harus disosialisasikan penuh terkait dengan PSBB. Dengan begitu diharapkan dapat menekan dan mengefektifkan selama PSBB berjalan.

“Saya meyakini dari kerjasama TNI Polri dapat mengoptimalkan pemberIakuan PSBB ini,” tandasnya.

Facebook Comments

Terpopuler

To Top