Warta

Pemulihan Sektor Perekonomian Pascapandemi Jadi Prioritas

BAWAKALEM. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Barat menggelar Rapat Kerja Badan Anggaran yang dihadiri Gubernur Jabar dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD).

Rapat tersebut beragendakan penyampaian RKUA PPAS APBD TA 2021, dan RKUA PPAS perubahan APBD TA 2020, bertempat di ruang Rapat Paripurna DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, No.27, Citarum, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung.

Dalam rapat tersebut, Wakil Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari menjelaskan, pelaksanaan kegiatan pembangunan dan kemasyarakatan idelanya diawali dengan perencanaan yang baik dan benar, sehingga efektivitas kegiatan bisa berjalan sesuai target.

“Pada kesempatan hal ini, kami mengharapkan kualitas perencanaan yang baik. Hal yang sudah berjalan baik kita pertahankan dan yang masih kurang baik terus kita perbaiki agar lebih baik lagi,” ucap Ineu, Kamis (13/8).

Dirinya mengatakan, tata kelola pemerintah dan perekonomian harus mendapatkan perhatian khusus, ditengah kondisi pandemi Covid-19. Pandemi sangat berengaruh terhadap jalannya tata kelola pemerintahan, khususnya sektor perekonomian yang dampaknya paling signifikan.

“Maka itu seyogyanya kita harus bisa menyiapkan dokumen perencanaan yang lebih komprehensif yang diharapkan bisa memberikan stimulan positif untuk menggeliatkan kembali aktifitas di sektor perekonomian,” katanya.

Kemudian, rancangan KUPA-PPAS Perubahan APBD Tahun 2020 dan KUA-PPAS APBD Tahun 2021 yang disampaikan oleh Gubernur Jabar akan dibahas oleh anggota DPRD Jabar. Yang nantinya disepakati dan dijadikan panduan dalam proses penyusunan rancangan perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 dan penyusunan rancangan APBD Tahun Anggaran 2021.

Agenda rapat tersebut ditutup dengan penyerahan secara simbolis RKUA PPAS APBD TA 2021, dan RKUA PPAS perubahan APBD TA 2020 dari Pemprov kepada DPRD Jabar.

Facebook Comments

Terpopuler

To Top