Warta

DPRD Dorong Pemprov Jabar Maksimalkan Pengentasan Buta Aksara

BAWAKALEM. Walaupun persoalan buta aksara di Provinsi Jawa Barat (Jabar) masih ditingkat aman di level Nasional, yaitu di angka 1,94 persen. Namun, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jabar mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) mengatasi persoalan tersebut.

Anggota komisi V DPRD Jabar, Ade Kaca menyatakan, pihaknya meminta kepada Pemprov untuk mengentaskan buta aksara di wilayah Jabar. Pemprov melalui Dinas Pendidikan (Disdik) dapat meningkatkan kinerja, untuk mengatasi buta huruf di tengah masyarakat.

“Pemprov bisa mendorong Disdik, untuk meminimalisir buta aksara di masyarakat,” kata Ade, Selasa (8/9).

Karena kalau dilihat dari sisi pendanaan, Disdik jabar mendapatkan anggaran yang cukup besar, imbuh politisi asal fraksi PAN. Menurutnya, Pemprov perlu melakukan terobosan-terobosan melalui Disdik agar persoalan buta aksara bisa teratasi.

“Agar masyarakat Jabar di seluruh wilayah, bisa membaca maupun menulis,” imbuhnya.

Oleh karena itu, jelas Ade, pihak DPRD Jabar selalu memberikan dukungan kepada Pemprov Jabar terhadap dunia pendidikan. Terutama masyarakat yang masih buta aksara, khususnya di pelosok wilayah.

“Dan perlu langkah-langkah yang konkrit dari Pemprov Jabar khususnya Disdik,” pungkasnya.

Facebook Comments

Terpopuler

To Top