Warta

DPRD Jabar Pinta Pemprov Pastikan Kondisi Korban Banjir Sukabumi

BAWAKALEM. Banjir bandang melanda sejumlah wilayah di Sukabumi, Jawa Barat (Jabar). Dengan itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Jabar memastikan keamanan dan keselamatan para pengungsi di Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar, Abdul Hadi Wijaya mengatakan, banyak ditemukan pelanggaran dari sisi protokol kesehatan yang terdapat di wilayah pengungsian. Hal tersebut dikarenakan banjir bandang terjadi sangat mendadak.

“Jadi kita memahami sebabnya tapi juga harus ada penanganan jangan kemudian mentolirnya,” ujarnya, Rabu (23/9).

Pihaknya mengimbau kepada GTPP covid-19 Jabar untuk mendefinisikan daerah yang dipakai menjadi tempat pengungsian masuk dalam zona hijau atau tidak. Seharusnya ada pemisahan korban banjir yang berasal dari daerah lain.

“Kalau ada warga luar dipisahkan dengan warga yang pengungsi lokal, kalau disitu tidak pernah ada Covid-19 berarti orang luar tidak boleh masuk wilayah tersebut,” ucapnya.

Gus Ahad saapaan akrab Abdul Hadi menambahkan, jika daerah tersebut terdekteksi sebagai zona kuning covid-19 harus penanganan sosialisasi. Seperti, ruang di jarakkan, tempat tidur dijauhkan dan lainnya.

Selain itu, imbuh Gus Ahad, kebutuhan lain yang diperlukan oleh para pengungsi, seperti air bersih dan dapur umum, harus dilakukan standarisasi. Ia juga meminta stakeholder terkait untuk segera menangani segala permasalahan yang ada dipengungsian.

“Ini tugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial dan pihak terkait lainnya untuk melakukan proses penanganannya. Kami terus memantau dan memberikan masukan,” tukasnya.

Facebook Comments

Terpopuler

To Top