Warta

DPRD Jabar Sebut E-Voting Bagus Untuk Pemilu Mendatang

BAWAKALEM. Penggunaan pemilihan secara digital atau e-voting kembali muncul dipermukaan. Pasalnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kali ini diselenggarakan di tengah pandemi Covid-19.

Akan tetapi, saat ini penerapan e-voting dirasa terlalu cepat atau cendurung dipaksakan bila diterapkan e-voting pada Pilkada 2020.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Barat (DPRD Jabar), Ade Barkah Surahman mengatakan, bilamana e-voting akan diterapkan harus dilakukan pengkajian kembali. Hal tersebut dilakukan guna melihat perangkat yang dibutuhkan sudah tersedia atau belum di Indonesia.

“Yang saya ketahui baru negara di Eropa dan Amerika yang sudah menggunakan e-voting,” ucap Ade, Senin (26/10).

Menurutnya, jika Komisi Pemilihan Umum (KPU) dapat menyediakan perangkat serta kebutuhan yang lainnya menjadi langkah yang bagus. Namun, untuk saat ini e-voting belum bisa diterapkan apalagi waktunya sedikit, kurang lebih tinggal 44 hari.

“Saya pikir pilkadanya seperti yang sebelumnya, namun dengan menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Ia menyebut, penerapan sistem e-voting merupakan suatu langkah yang bagus. Namun, tidak untuk diterapkan untuk saat ini, meskipun pilkada diselenggarakan di tengah pandemi.

Facebook Comments

Terpopuler

To Top