Warta

DPRD Desak Pemprov Jabar Perhatikan Sektor Pertanian Guna Pulihkan Ekonomi

BAWAKALEM. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta Pemprov Jabar memberi atensi khusus di sektor pertanian. Hal tersebut, perlu dilakukan secepatnya supaya perekonomian daerah kembali stabil di tengah pandemi Covid-19.

Anggota Komisi II DPRD Jabar, Bambang Mujiarto mengatakan, selama pandemi para petani tetap bertahan dan menghasilkan kebutuhan pangan bagi masyarakat, khususnya warga Jabar.

Akan tetapi, mereka memiliki kendala untuk meningkatkan produksi di sektor pertanian yang disebabkan kelangkaan pupuk non-organik menjelang musim tanam.

“Kelangkaan pupuk seharusnya tidak terjadi kalau Pemprov memberikan pelatihan ke kelompok tani untuk berkarya menciptakan dan memproduksi pupuk organik,” ucap Bambang, Selasa (27/10).

Menurutnya, pelatihan bagi para petani merupakan tanggung jawab Pemprov, lalu pasca pelatihan mereka mampu menjadi trainer bagi petani lain.

“Sehingga, ketika musim tanam tiba para petani tidak lagi kelimpungan mencari pupuk, karena mereka sudah mampu memproduksi secara mandiri,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga mendorong Pemprov Jabar melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (Dinas TPH), Dinas Perkebunan, Dinas Kehutanan sebagai mitra Komisi II untuk melakukan pelatihan memproduksi pupuk kepada para kelompok tani (poktan).

“Sektor pertanian itu, bukan semata hanya sawah tetapi juga ada palawija, sayur-mayur,” tandasnya.

Facebook Comments

Terpopuler

To Top