Warta

UMP Jabar 2021 Tak Naik, DRPD Sesalkan Keputusan Menaker

BAWAKALEM. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat (Jabar) menyesalkan terhadap keputusan mengenai UMP yang tidak mengalami kenaikan pada tahun 2021.

Hal itu setelah diterbitkannya Surat Edaran (SE) Nomor M/11/HK.04/2020 oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, yang mengatur tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Wakil Ketua DPRD Jabar, Oleh Soleh mengatakan, pihaknya menyesalkan keputusan tersebut. Namun di sisi lain memahami tentang kondisi pandemi Covid-19.

Menurutnya, para buruh seharusnya mampu menanggapi hal tersebut dengan rasa ikhlas dan lapang dada.

“Ya tidak di Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) ge mereun geus untung (masih beruntung),” ucap Oleh Soleh, Senin (2/11).

Menurutnya, DRPD Jabar tidak bisa menyalahkan perusahaan maupun pemerintah, pasalnya pihaknya melihat secara faktual perekonomian yang lumpuh. Seperti, hotel, setoran, mobilisasi barang dan orang tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Barangkali akibat dampak pandemi Covid-19, konsumsi masyarakat menjadi berkurang,” ungkapnya.

Ia pun berharap saat Covid-19 hilang mudah-mudahan UMP bisa dinaikan, dan semuanya perlu menyadari bahwa pandemi merupakan musibah.

“Kami bukan tidak berpihak. Bertahan juga sudah bersyukur,” tandasnya.

Facebook Comments

Terpopuler

To Top