Warta

Reses Tetap Dilaksanakan Guna Sinkronkan APBD Dan Tinjau Kondisi Masyarakat

BAWAKALEM. Reses tahun sidang 1 tahun 2021 akan dilaksanakan dari 5 hingga 16 november tahun 2020, meskipun kondisinya masih pandemi Covid-19. Selain itu juga untuk menyinkronkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan kondisi yang terjadi di lapangan.

Wakil Ketua DPRD Jabar, Oleh Soleh menjelaskan, hal yang paling utama dari reses yakni menyangkut pembahasan APBD tahun 2021. Hal tersebut harus sinkron antara rencana Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan kondisi di lapangan.

“Apa hal tersebut sesuai atau tidak? Baik titik, jumlahnya maupun waktunya,” ucap Oleh Soleh, Selasa (3/11).

Menurutnya, reses akan dilaksanakan namun tetap menerapkan protokol kesehatan. Reses perlu dilaksanakan karena penting untuk meninjau keadaan di lapangan, seperti melihat persiapan rumah sakit dan perekonomian masyarakat yang sesungguhnya.

“Reses tidak melibatkan orang terlalu banyak, hanya 5 sampai 25 orang. Sementara protokol kesehatan dari Gugus Tugas Covid-19 menyatakan maksimal 50 orang,” tuturnya.

Sehingga, rasa-rasanya reses penting untuk tetap dilaksanakan, kalau tidak reses pihaknya juga salah karena tidak tahu kondisi masyarakat.

“Jadi jangan bilang reses menghambur-hamburkan uang. Ceuk saha? (kata siapa). Rakyat menunggu,” tandasnya.

Facebook Comments

Terpopuler

To Top