Warta

DPRD Jabar Harap Pendistribusian BLT UMKM Tepat Sasaran

BAWAKALEM. Di tengah pandemi Covid-19 para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mendapatkan sokongan dana dari pemerintah guna menggeliatkan laju perekonomian yang lesu. Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar 2,4 juta itu diharapkan tidak salah sasaran, seperti bantuan sembako.

Anggota Komisi II DPRD Jabar, Hilal Hilmawan mengatakan, para pelaku UMKM harus mampu mengoptimalkan bantuan tersebut. Sehingga para pelaku UMKM pun ikut serta dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Bantuan tersebut merupakan langkah yang bagus, tinggal dimanfaatkan, dimaksimalkan dan di kelola dengan baik saja oleh pelaku UMKM,” ucap Hilal, Kamis (5/11).

Akan tetapi pihaknya juga mengingatkan kepada Pemprov Jabar untuk memastikan data yang digunakan adalah data yang valid, sehingga tidaj terjadi kesalahan penerima bantuan. Pasalnya, pada bantuan yang berbentuk sembako yanh ditujukan kepada masyarakat seringkali mengalami kekeliruan pada pendistribusiannya.

“Ya jelas pendataannya harus betul biar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan terjadi yang bisa menimbulkan gejolak di masyarakat,” ungkapnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, total penerima BLT UMKM di Jabar mencapai angka 1.147.173 pelaku usaha. Angka tersebut menjadikan Jabar sebagai provinsi yang paling besar menero bantuan.

Facebook Comments

Terpopuler

To Top