Warta

Galian C Di Bogor Sebabkan Gangguan, DPRD Jabar: Terlalu Banyak Mafia

BAWAKALEM. Akibat debu yang dihasilkan oleh kendaraan pengangkut galian C di Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor mengakibatkan masyarakat sekitar mengalami gangguan Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA).

Berbagai penanganan pun telah dilakukan, namun belum menemui hasil yang menggembirakan bagi masyarakat setempat.

Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Kusnadi mengatakan, pihaknya telah beberapa kali membuat beton di daerah tersebut akan tetapi selalu hancur.

Kemudian, pihaknya juga mengusulkan aturan di waktu tertentu bagi kendaraan pengangkut yang melintasi jalan tersebut namun juga tidak efektif.

“Ternyata di daerah tersebut terlalu banyak premannya, Mafia-mafia di sana itu luar biasa. Kami sangat sulit sekali untuk menyelesaikan masalah di parung panjang,” ucap Kusnadi, Senin (9/11).

Di samping itu, kendaraan pengangkut hasil tambang seringkali dimanfaatkan oleh masyarakat, kedepannya akan dibuatkan jalan khusus untuk pertambangan galian c tersebut. Sehingga, kendaraan pengangkut tidak lagi melintasi pemukiman masyarakat.

“Hal tersebut tidak hanya sekadar rencana belaka karena Detail Engineering Design (DED) sudah ada. Tapi saat ini kami tidak ada dana untuk merealisasikan hal tersebut,” ungkapnya.

Seharusnya realisasi pembuatan jalan khusus di mulai dari tahun lalu, tetapi saat ini mengalami kendala dana terkena recofusing. Ia menyebut, saat ini dinas juga menjerit karena mengalami pemotongan mencapai 70 persen.

“Segera mungkin akan direalisasikan. Kami juga akan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub), Pemkab Bogor, berserta aparat keamanan,” tandasnya.

Facebook Comments

Terpopuler

To Top