Warta

Maksimal Sektor Pariwisata, DPRD Jabar: Garut Selatan Bisa Sejajar Dengan Pangandaran

BAWAKALEM. Garut Selatan telah absah menjadi satu di antara tiga wilayah Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) di Provinsi Jabar. Oleh karenanya, daerah Garut Selatan harus memaksimalkan potensi yang dimiliki, khususnya sektor pariwisata.

Anggota DPRD Jabar, Ade Kaca mengatakan, sektor pariwisata menempati urutan ke empat sebagai penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Garut.

Sebab, sektor pariwisata tersebut identik dengan dengan dunia perhotelan dan kuliner, sehingga dua hal tersebut berkontribusi besar bagi PAD.

“Tinggal bagaimana mengembangkan potensi di Garut Selatan. Jika dibangun destinasi wisata yang unik, saya yakin akan menyamai dengan Pangandaran,” ucap Ade, Jumat (4/12).

Menurutnya, Garut Selatan memiliki menu makanan yang tidak dimiliki oleh objek wisata di daerah lainnya, khususnya makanan yang berkaitan dengan wisata bahari.

Hal tersebut juga didukung dengan bentangan pantai sepanjang 83 Km, jika hal tersebut dikelola dengan baik Garut Selatan mampu mengalahkan daerah-daerah lain di Jabar.

“Saya rasa kita punya target, untuk Garut dari sektor pariwisata kita ingin dorong menjadi di posisi ketiga setelah wisata yang lain,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, jika moraturium telah dicabut oleh Presiden RI, Pemprov Jabar maupun Kabupaten Garut membantu Garut Selatan. Hal tersebut dilakukan guna keberlangsungan pemerintahan Garut Selatan sebagai Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB).

“Pemprov Jabar dan Kabupaten Garut harus membantu selama tiga tahun, tidak bisa satu atau dua tahun saja. Karena hak tersebut merupakan aturan sebagai prasyarat CDOB,” ungkapnya.

“Sekalipun semuanya telah terpenuhi, tapi pemerintah masih belum mencabut sampai moraturium, maka kita harus sabar untuk menunggu itu,” tandasnya.

Facebook Comments

Terpopuler

To Top